gitanyali

DAILY LIFE…Sometimes bad,sometimes good

Festival Abad Pertengahan di Magdeburg

Sebenarnya Festival ini beberapa bulan yang lalu, tapi ya tidak apalah dipikir-pikir masih berguna juga setidaknya bagi pembaca Kompasian yang sedang santai-santai tidak ada kerjaan daripada bengong atau ngegosip yang gak benar bikin dosa, lebih baik baca tulisan saya. Lumayan soalnya nanti ada foto cowok dan cewek kerennya di bawah, I promise kok….

Costum Festival abad pertengahan

Costum Festival abad pertengahan

Festival abad Pertengahan yang diadakan pada bulan April dinamakan Spectaculum entah apa namanya kalau di Indonesiakan mungkin Show atau pertujukan spektakuler soalnya saya sudah mencari artinya belum ketemu yang tepat, mungkin memang tidak bisa diartikan juga wallahu Allam Bhissawab!.

Peserta festival yaitu pemilik kios, pemain musik, penjaga kedai , penjual makanan, penjual bir dan yang menyewa kios diharuskan memakai baju abad pertengahan. Bajunya keren sekali panjang dan berlapis-lapis. Sedangkan pemirsanya dipersilahkan ikut memakai kostum abad pertengahan atau cuek bebek seperti saya tidak di larang. Jangan lupa bayar tiket masuk 9 euro, ini cuma tiket masuk saja belum termasuk makanan , minuman dan biaya yang mesti dibayar kalau shopping di dalam.

247838_2028178216604_4848117_n

Saya tidak memakai kostum karena memang tidak punya dan belum tahu dimana mesti membeli , waktu di dalam ternyata ada kios yang menjual kostum tersebut, bahkan di internet juga banyak yang menjualnya . Cuma yang pasti bahan kostum ini mesti di potong , ukuran saya kan kerdil sedangkan ukuran cewek disini jumbo bin gede.

Ya sudah akhirnya lihat sana-lihat sini asiik sekali , apalagi melihat sebentar lagi ada show dari Cultus Ferox artinya “Wild Life”, nah bagi yang suka musik, musiknya Cultus Ferox ini sesuatu banget . Karena musik mereka adalah penggabungkan kekuatan unsur-unsur musik abad pertengahan dikawinkan dengan unsur-unsur musik rock dan elektronik juga ada bunyi-bunyian drum dengan beat yang mengebu-gebu. Pasti menarik sekali karena mendengar musik ini kita seperti terbawa oleh masa abad pertengahan tetapi dengan tiba-tiba kita juga di hadapkan dengan bunyi-bunyian musik modern yang nge- ROCK! huh! Awesome…

Ini nih official website mereka, keren khan! Mendengarkan musik yang penuh energik ini mau tidak mau begitu pas disajikan dengan minum bir , makanya banyak kedai bir disini. Sedangkan aku ? cuma minum coca cola saja , sory guys ku tidak doyan bir tolakku berkali-kali ke gerombolan si berat yang menjahiliku dari tadi!

http://www.cultusferox.com/

247838_2028178256605_1755767_n

Hampir lupa ini, yang bermain musik ada yang ganteng bikin aku anteng berdiri di muka sendiri. Sambil tetep nyuekin Stephan yang sudah njawil-njawil ngajak pergi ku pantengin si doi! hohohoho. …

“Ntar dulu ah , belum selesai lagunya ” begitu jawabku . Hihihihi padahal maunya lihat cowok ganteng itu beraksi di panggung!. kali dia loncat-loncat atau bikin atraksi lain, ternyata cuman main musik .

“Cemburu ye….”kataku ke Stephan yang tetap njawil-njawil pinggang ku ngajak pergi bikin aku geli.

“Nggak aku nggak pernah cemburu kok” katanya manis sekali ( padahal maunya di cemburuin kek sekali-kali hadeuh biyung… punya suami kok anteng begini! jadi mati gaya ini).
251293_2028154296006_1529411_n

Yang paling lucu arena bermain anak-anak yang ditarik oleh tangan-tangan kekar, lihat itu lengan segede gajah bro! . Akupun mau naik, boleh juga karena ukuranku anak-anak kalau di Jerman dan boleh naik hihihiihihhi. Tapi akhirnya tidak jadi karena malu dipantengin anak-anak Jerman yang sudah ngantri dari tadi.

Kulihat juga bagaimana cara mereka masak dengan tenda-tendanya yang hangat.! Ada warrior yang memperagakan perang, membikin alat perang atau memperagakan cara membuat tembikar , alat masak dll. Malamnya ada pertunjukkan sembur api, itu tuh kayak debusnya orang kita, cuma bedanya si penyembur api disini masih setia dengan kostum abad pertengahannya. Lumayan juga bisa tambah anget-anget dengan kondisi 15 derajat termasuk dingin apalagi untuk orang tropika sepertiku.
251293_2028154336007_7389005_n

Aku mencari Robin Hood ternyata nggak ketemu. Oalah lupa aku kalau Robin Hood disono noh di negara Inggris, cuma untung saja kembarannya banyak disini . Mungkin kalau mencari MacGyver ada kali…eeeh ternyata salah juga , doi dari Amerika. Habis cari apa dong? Yee akhirnya cari Stephan saja pasti doi asli Jerman . Dia sudah mojok di pojokan dengan segelas Bier ( baca bir yaaa….) ! Ya ampun bisa ndak sih jotakan ( tahu ah bahasa Indonesianya apa? ) bentar saja dengan itu Bier…Capek deh!

Ya sudah untung Jokowi dan Kompasianer JK menang dan hanya ini hubungannya karena bisa membuat aku menulis tulisan ini sambil menunggu berita tadi di tipi!.

MERDEKA!

251293_2028154376008_3188752_n

254498_2028164096251_2958842_n

251293_2028154456010_1863852_n

254424_2028142535712_3422238_n

255122_2028184576763_5363307_n

255122_2028184656765_2189804_n

255122_2028184696766_3757452_n

254498_2028164136252_6547192_n

254498_2028164256255_5289099_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 17, 2014 by in Magdeburg and tagged , .
%d bloggers like this: