gitanyali

DAILY LIFE…Sometimes bad,sometimes good

Panen Bayam dan Kangkung Di Jerman

wpid-cam01757.jpg

Kangkung

Kangkung

Bayam ( Asia Spinach)

Bayam ( Asia Spinach)

wpid-cam01758.jpg

Stir Fry Spinach with garlic.

Stir Fry Spinach with garlic.

My Lunch today with Spinach from garden

My Lunch today with Spinach from garden

 

Sesuatu yang biasa di Indonesia adalah makan bayam dan kangkung, si duo ini identik dengan sayur murah meriah walaupun sehat sejahtera. Tetapi tidak demikian kalau kita hidup di Negara Eropa seperti Jerman , mendapatkan kangkung dan Bayam dari Tanah air seperti mimpi disiang bolong.

Atas pertoongan adik dan Ibu di Semarang ( terimaksih Ket dan Ibu atas pertolongannya…) , saya meminta dikirimi biji-bijian sayuran dari Indonesia, seperti  kangkung , bayam, ketimun, pare , kacang panjang , kemangi dan gambas atau oyong. Harga sayuran ini tidak seberapa tapi ongkos kirimnya hampir sejuta ke Jerman!, ya tidak apa-apa demi mbakyunya adik saya mengirim juga biji-bijian seharga jutaan ini.

Walaupun saya hanya bisa menanan pada musim panas saja yaitu sekitar bulan Juni , Juli , Agustus sampai pertengahan September. Tetapi sensasi memanen sayuran Asia di kebun sendiri dan dengan jerih payah sendiri apalagi di Jerman , perasaan itu serasa “something” banget. Serasa Milioner dapat durian jatuh.

Apalagi perjuangan saya dari awalnya, mangaduk-aduk tanah sambil komat-kamit baca mantra tidak terbayangkan!, mantra saya begini ” wes ojok meruhi aku ….entuk manggon nong kene tapi ojok metu-metu yo” ( jangan memperlihatkan dirimu ke aku….boleh tinggal disini tapi jangan keluar-keluar ya” )

Saya selalu merapalkan mantra yang berguna ini sebelum mulai ngiterin kebun dan mengaduk-ngaduk tanah. Dan selalu kubuktikan mantraku manjur , mungkin si penghuni kebun merasa bahasa Jawa Medhokku eksotis banget jadi sampai terbuai dan terlena. Oh ya Mantra ini kutujukan untuk si bekicot, si nacktschnecke( bekicot telanjang )  dan si caca yang menggelikan itu karena si duo ini suka-sukanya telanjang nggak bilang-bilang!

 

Disamping harga yang mahal , sayuran Asia stoknya selalu malas-malasan , alias kadang ada kadang tidak , kalaupun ada pasti mahal juga . Masih mending Musim Panas seperti ini seunting bayam atau kangkung 100 gr di bandrol 1 Euro , tetapi jangan tanya kalau sedang musim dingin beratnya sama timbangannya 100 gram tetapi harga lain dan lebih mahal. Bisa sekitaran 1 ikat 2.50 Euro.

Sedangkan Kacang panjang menurut teropong penglihatan saya harganya stagnan tidak naik tidak turun tetep saja , seikat yang cuma 8 baris sampai sepuluh baris dihargai sekitaran 2.20 sampai 2.50 euro.

Hari ini saya panen Bayam dan kangkung walaupun tidak banyak tapi cukuplah untuk dimakan 2 porsi. Saya sudah panen 2 kali tahun lalu 2013 dan tahun ini 2014. Tetapi sayang tahun lalu saya gagal panen kacang panjang dan Pare nya. Karena keburu salju dan musim dingin datang!. Maklum petani pemula. 

Tahun ini saya mencoba lagi menanan di kebun belakang. Semoga bulan depan kacang panjang saya bisa berbuah lebat dan musim dingin tidak keburu datang lagi. Soalnya terus terang dilema saya ini nih sepele , yaitu bekicot pengganggu yang suka mencuri dan menggerogoti sayuran seperti saya tulis diatas .

Saya sengaja tidak menyemprot kebun dengnan bahan kimia karena kami ingin hidup sehat dan tentu saja berbagi dengan hewan-hewan lainnya penghuni kebun , cuma ya mbok ya jangan terlalu serakah mosok daun basil yang seger royo-royo semalam, paginya sudah habis semua dibuat pesta si kecil bekicot!.

Makanya demi menyelamatkan sayuran berharga si kangkung dan bayam , maka tahun ini sengaja saya tanam di media pot. Biarlah Tahun depan setelah kebun kita renovasi , saya akan membeli bak khusus agak tinggi khusus untuk bercocok tanam. Supaya nanti si bekicot rada-rada kesulitan naik ke bak tinggi tersebut!

Ya sudah Salam Kangkung dan bayam! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 7, 2014 by in Asia, Magdeburg.
%d bloggers like this: